Minggu, 20 Juli 2014

Happy Birthday sayang ({})

Hai.. pembaca blog desti.. Bagaimana kabar kalian semua? semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiiin... disini desti mau membagi cerita bahagia desti di hari ulang tahunnya naufal :)
Sudah dari jauh jauh hari, aku berbincang dengan mama aku bahwa aku ingin membuatkan naufal nasi tumpeng... yaa... itu keinginannya dari dulu. Alhamdulillah mama aku mau membantu aku untuk membuatnya. Dan aku pun membuat rencana dengan mamanya naufal. Setelah semuanya terencana, aku pun merasa sedikit lega.
Pada pukul 01.00 WIB tanggal 18 Juli 2014, aku terbangun dari tidur ku dan aku pun lekas bersiap-siap berangkat menuju rumah naufal. Aku sampai dirumah naufal kurang lebih pukul 03.00 pagi. Aku pun bersama mamanya langsung meniapkan nasi tumpeng. Setelah selesai, kita pun langsung membawa nasi tumpeng dan kue ulang tahunnya menuju kamarnya yang berada dilantai2. Sempat lama juga naufal terbangung dari tidurnya. Begitu pula adik-adik laki-lakinya yang masih tertidur. Akhirnya dia pun terbangun dan tersenyum. 



Setelah dia meniup lilinnya, kita pun langsung turun kebawah dan memulai santap sahur bersama.




Alhamdulillah... Bisa sahur bareng sama keluarga nya ({})
Sampai pagi hari aku dan naufal pun berangkat menuju Cidodol, sebelumnya kita mampir dulu ke rumahku dan kemudian baru deh kita berangkat ke Cidodol. Hari itu aku seharian full bareng naufal. Pada sore harinya kita buka puasa bersama Irfan, Soraya, Ade, dan Azzam di Budget Resto.
Setelah itu pun kita pulang :) Makasih banyak yaa sayang :* Makin dewasa yaa :)

Minggu, 13 Juli 2014

Palestina

SURAT DARI PALESTINA (Copas dari
Group WhatsApp dan Facebook)
Seluruh isi surat ini telah
diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
dari Bahasa Arab, yang dikirim oleh
seseorang bernama Abdullah Al Ghaza
yang Mengaku dari Gaza City-Jalur
Gaza melalui surat elektronik (Email)
dan artikel diterbitkan oleh Buletin
Islami
“Untuk saudaraku di Indonesia,
mengapa saya harus memilih dan
mengirim surat ini untuk kalian di
Indonesia. Namun jika kalian tetap
bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin
satu-satunya jawaban yang saya
miliki adalah karena negri kalian
berpenduduk muslim terbanyak di
punggung bumi ini, bukan demikian
saudaraku?
Di saat saya menunaikan ibadah haji
beberapa tahun silam, ketika pulang
dari melempar jumrah, saya sempat
berkenalan dengan salah seorang
aktivis dakwah dari jama’ah haji
asal Indonesia, dia mengatakan
kepadaku, setiap tahun musim haji
ada sekitar 205 ribu jama’ah haji
berasal dari Indonesia datang ke
Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah
angka yang sangat fantastis dan
membuat saya berdecak kagum.
Lalu saya mengatakan kepadanya,
saudaraku, jika jumlah jama’ah haji
asal Gaza sejak tahun 1987 sampai
sekarang digabung, itu belum bisa
menyamai jumlah jama’ah haji dari
negara kalian dalam satu musim haji
saja. Padahal jarak tempat kami ke
Baitullah lebih dekat dibanding kalian.
Wah pasti uang kalian sangat banyak,
apalagi menurut sahabatku itu ada
5% dari rombongan tersebut yang
memnunaikan ibadah haji yang kedua
kalinya, Subhanallah.
Wahai saudaraku di Indonesia,
Pernah saya berkhayal dalam hati,
kenapa saya dan kami yang ada di
Gaza ini, tidak dilahirkan di negri
kalian saja. Pasti sangat indah dan
mengagumkan. Negri kalian aman,
kaya, dan subur, setidaknya itu yang
saya ketahui tentang negri kalian.
Pasti ibu-ibu disana amat mudah
menyusui bayi-bayinya, susu formula
bayi pasti dengan mudah kalian
dapoatkan di toko-toko dan para
wanita hamil kalian mungkin dengan
mudah bersalin di rumah sakit yang
mereka inginkan.
Ini yang membuatku iri kepadamu
saudaraku, tidak seperti di negri kami
ini. Tidak jarang tentara Israel
menahan mobil ambulance yang akan
mengantarkan istri kami melahirkan
di rumah sakit yang lebih lengkap
alatnya di daerah Rafah. Sehingga istri
kami terpaksa melahirkan di atas
mobil, ya di atas mobil saudaraku.!
Susu formula bayi adalah barang
langka di Gaza sejak kami diblokade 2
tahun yang lalu, namun istri kami
tetap menyusui bayi-bayinya dan
menyapihnya hingga 2 tahun
lamanya, walau terkadang untuk
memperlancar Asi mereka, istri kami
rela minum air rendaman gandum.
Namun, mengapa di negri kalian,
katanya tidak sedikit kasus
pembuangan bayi yang tidak jelas
siapa ayah dan ibunya. Terkadang
ditemukan mati di parit-parit, selokan,
dan tempat sampah. Itu yang kami
dapat dari informasi di televisi.
Dan yang membuat saya terkejut dan
merinding, ternyata negri kalian
adalah negri yang tertinggi kasus
aborsinya untuk wilayah Asia.
Astaghfirullah. Ada apa dengan
kalian? Apakah karena di negri kalian
tidak ada konflik bersenjata seperti
kami disini, sehingga orang bisa
melakukan hal hina seperti itu?
Sepertinya kalian belum menghargai
arti sebuah nyawa bagi kami disini.
Memang hampir setiap hari di Gaza
sejak penyerangan Israel, kami
menyaksikan bayi-bayi kami mati.
Namun, bukanlah di selokan-
selokan atau got-got apalagi di
tempat sampah. Mereka mati syahid
saudaraku! Mati syahid karena
serangan roket tentara Israel!
Kami temukan mereka tak bernyawa
lagi di pangkuan ibunya, di bawah
puing-puing bangunan rumah kami
yang hancur oleh serangan Zionis
Israel. Saudaraku, bagi kami nilai
seorang bayi adalah aset perjuangan
kami terhadap penjajah Yahudi.
Mereka adalah mata rantai yang akan
menyambung perjuangan kami
memerdekakan negri ini.
Perlu kalian ketahui, sejak serangan
Israel tanggal 27 Desember
2009,saudara-sa udara kami yang
syahid sampai 1400 orang, 600 di
antaranya adalah anak-anak kami,
namun sejak penyerangan itu pula
sampai hari ini, kami menyambut
lahirnya 3000 bayi baru di jalur Gaza,
dan Subhanallah kebanyakan mereka
adalah anak laki-laki dan banyak yang
kembar, Allahu Akbar!
Wahai saudaraku di Indonesia,
Negri kalian subur dan makmur,
tanaman apa saja yang kalian tanam
akan tumbuh dan berbuah, namun
kenapa di negri kalian masih ada bayi
yang kekurangan gizi, menderita
busung lapar. Apa karena sulit
mencari rizki disana? Apa negri kalian
diblokade juga?
Perlu kalian ketahui saudaraku, tidak
ada satupun bayi di Gaza yang
menderita kekurangan gizi, apalagi
sampai mati kelaparan, walau sudah
lama kami diblokade. Sungguh kalian
terlalu manja! Saya adalah pegawai
tata usaha di kantor pemerintahan
HAMAS sudah 7 bulan ini belum
menerima gaji bulanan saya. Tetapi
Allah SWT yang akan mencukupkan
rizki untuk kami.
Perlu kalian ketahui pula, bulan ini
saja ada sekitar 300 pasang pemuda
baru saja melangsungkan pernikahan.
Ya, mereka menikah di sela-sela
serangan agresi Israel. Mereka
mengucapkan akad nikah diantara
bunyi letupan bom dan peluru,
saudaraku.
Dan Perdana Menteri kami, Ust
Isma’il Haniya memberikan
santunan awal pernikahan bagi
semua keluarga baru tersebut.
Wahai saudaraku di Indonesia,
Terkadang saya pun iri, seandainya
saya bisa merasakan pengajian atau
halaqah pembinaan di negri antum
(anda). Seperti yang diceritakan
teman saya, program pengajian kalian
pasti bagus, banyak kitab mungkin
yang kalian yang telah baca. Dan
banyak buku-buku pasti sudah kalian
baca. Kalian pun bersemangat kan?
Itu karena kalian punya waktu.
Kami tidak memiliki waktu yang
banyak disini. Satu jam, ya satu jam
itu adalah waktu yang dipatok untuk
kami disini untuk halaqah. Setelah itu
kami harus terjun ke lapangan jihad,
sesuai dengan tugas yang diberikan
kepada kami.
Kami disini sangan menanti-nantika
n saat halaqah tersebut walau hanya
satu jam. Tentu kalian lebih
bersyukur. Kalian punya waktu untuk
menegakkan rukun-rukun halaqah,
seperti ta’aruf, tafahum, dan takaful
disana.
Halafalan antum pasti lebih banyak
daripada kami. Semua pegawai dan
pejuang HAMAS disini wajib
menghapal Surah Al-Anfal sebagai
nyanyian perang kami, saya
menghafal di sela-sela waktu istirahat
perang, bagaimana dengan kalian?
Akhir Desember kemarin, saya
menghadiri acar wisuda penamatan
hafalan 30 Juz anakku yang pertama.
Ia merupakan diantara 1000 anak
yang tahun ini menghafal Al-Qur’an
dan umurnya baru 10 tahun. Saya
yakin anak-anak kalian jauh lebih
cepat menghapal Al-Qur’an
ketimbang anak-anak kimi disini. Di
Gaza tidak ada SDIT (Sekolah Dasar
Islam Terpadu) seperti di tempat
kalian yang menyebar seperti jamur di
musim hujan. Disini anak-anak belajar
diantara puing-puing reruntuhan
gedung yang hancur, yang tanahnya
sudah diratakan, diatasnya diberi
beberapa helai daun kurma. Ya, di
tempat itu mereka belajar, saudaraku.
Bunyi suara setoran hafalan Al-
Qur’an mereka bergemuruh
dianatara bunyi-bunyi senapan
tentara Israel. Ayat-ayat jihad paling
cepat mereka hafal, karena memang
didepan mereka tafsirnya. Langsung
mereka rasakan.
Oh iya, kami harus berterima kasih
kepada kalian semua, melihat
solidaritas yang kalian perlihatkan
kepada masyarakat dunia. Kami
menyaksikan aksi demo-demo kalian
disini. Subhanallah, kami sangat
terhibur. Karena kalian juga
merasakan apa yang kami rasakan
disini.
Memang banyak masyarakat dunia
yang menangisi kami disini, termasuk
kalian yang di Indonesia. Namun,
bukan tangisan kalian yang kami
butuhkan , saudaraku. Biarlah butiran
air matamu adalah catatan bukti
akhirat yang dicatat Allah sebagai
bukti ukhwah kalian kepada kami.
Doa-doa dan dana kalian telah kami
rasakan manfaatnya.
Oh iya, hari semakin larut, sebentar
lagi adalah giliran saya menjaga
kantor, tugasku untuk menunggu jika
ada telpon dan fax yang masuk. Insya
Allah, nanti saya ingin sambung
dengan surat yang lain lagi. Salam
untuk semua pejuang-pejuang
Islam dan ulama-ulama kalian.
Saudaramu di Gaza,
( Abdullah Al Ghaza )

Pasukan Masuk ke Gaza, Serangan Darat Israel akan Dimulai

Hari Kelima, Gempuran Udara Israel ke Gaza Tewaskan 121 Warga Palestina

Serangan Udara Israel Tewaskan 18 Warga Palestina

Pusat Rehabilitasi Penyandang Cacat Dibom, 4 Orang Tewas

Akankah saudara2 kita disana menyerah dan pergi meninggalkan tanah air mereka? Insya Allah tidak akan.

Generasi demi generasi Palestina tak kenal lelah mempertahankan tanah airnya, tanah milik umat Islam..

Abdul Rahman Al Zamli, wafat akibat serangan bbrp hari lalu, sdg diberi salam terakhir oleh tunangannya.

Bisa cek twitter tentang informasi lainnya

Kamis, 10 Juli 2014

16 Ramadhan 9 Juli 2014

Pada hari ini adalah pesta demokrasi.. yaa.. demokrasi. dan aku pun semangat untuk menggunakan hak suaraku. Aku sudah siap untuk berangkat ke TPS pada pukul 08.00 WIB. tapi apa daya, kedua orangtuaku belum siap untuk berangkat ke TPS. Pada hari ini pula aku janjian sama pacar aku, Naufal untuk bertemu dan berangkat ke Cidodol. hehehe. Setelah aku selesai nyoblos, aku pun bbm dia bahwa aku sudah selesai menyoblos. Dan tak lama kemudian datanglah dia di rumahku. Karena buru-buru dan dia belum nyoblos, akhirnya kita pun langsung cusssss ke Cidodol.
Saat dia menyoblos, aku menunggunya di tokonya sendirian. Tak lama kemudian dia datang dan membawa kabar bahwa hari ini mau ke puncak dan aku bingung -_- Alhamdulillah banyak orang yang datang untuk berbelanja di tokonya Naufal :) Tak lama kemudian papanya menelpon dan mengatakan bahwa sekarang. Aku pun bertanya sama Naufal apakah menginap atau tidak dan dia mengatakan kalau nginap yaa aku dianterin pas malemnya atau paginya langsung ke Bogor. Langsung cusss ke rumah neneknya. Tak lama sesampainya disana, dan setelah dzuhur kita pun langsung cuss ke Puncak.
Sebelum sampai di tempat tujuan, kita pun mampir disebuah masjid untuk shalat Ashar. Udaranya heemmm dingin.. hehe disana kita juga sempat berfoto-foto.

 hihi jangan liat akunya...!!! :D
Ke puncak kali ini sangat spesial, karena perginya besama keluarga besarnya Naufal:*
Setelah itu kami pun langsung berangkat lagi dan menuju tempat makan Alam Sunda. yomaaann kan namanya alami alami. haha #ga jelas.
adzan maghrib masih setengah jam lagi, pesanan makanan dan minuman sudah datang. dihadapan kita semua sudah ada es teh manis dan makanan.. huuummmm yuuummmyy... sampai si Alda (saudaranya) bilang, kalau adzannya lama banget yaa kalau ditungguin. dan dia bilang biasanya sebelum adzan dia main dulu, jadi ga berasa dan tau-tau magrib deh.. hehe ini dia sekilas foto-foto kita waktu disana :)


Setelah itu kita langsung caw ke brasco untuk shalat maghrib dan baru deh kita pulang. Semua saudaranya dia ke rumahnya yang di Sarua. dan aku pun langsung diantar pulang sama dia karena sudah malam. Pokoknya happy banget deh.. :)
Terima kasih ya Allah... Engkau menganugerahkan mereka untuk berada disisiku ({})

Jumat, 04 Juli 2014

Asistensi Agama Islam

Pada saat semester 2, aku mendapatkan mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Mata kuliah tersebut dibagi menjadi dua yaitu kuliah dan asistensi. Pada saat pembagian kelompok asistensi banyak nama-nama yang tertukar. Ada temanku yang laki-laki, namanya ada dikelompok perempuan dan ada juga yang namanya tidak tercantum seperti aku :' kasian yaaa... huhu. dan akhirnya aku diberikan kelompok yang bersama Kak Ira dan Kak Olga. Akhirnya aku pun berkumpul dengan teman-temanku. Pada hari itu kita hanya saling berkenal-kenalan dan penentuan jadwal asistensi kita. Sementara waktu asistensi kita pada hari Rabu pukul 06.00 WIB.
Pada pagi hari pertama kita memulai dengan membaca Al-Qur'an, kultum dan kemudian materi dari kakak asistensinya. Disetiap asistensi kita memulainya membaca Al-Qur'an dan lain-lain. Suatu hari, kita asistensi pada pukul 17.00 WIB di Masjid Al-Hurriyah IPB. Kita selesai asistensi pukul 19.00 WIB, kita asistensi pada sore hari dikarenakan Kak Ira tidak bisa ikut asistensi kita pada pagi hari pukul 06.00 WIB. Jadi kita lebih dekat dan sering bersama Kak Olga. Kak Ira dan Kak Olga sering mengingatkan kita tentang amalan-amalan, mulai amalan harian maupun yang lainnya.
Asistensi banyak membantu kita untuk saling berbagi, mengasihi, menyayangi, mengingatkan dan menjaga sesama. Ketika akhir pertemuan asistensi, kita merasa sedih dan kita selalu ingin silaturahim ini terus terjalan. Sebagai kenang-kenangan kita foto-foto :') ini foto-foto kebersamaan kita.
Kak Olga yang ada ditengah megang kertas putih :' Jadi kangen sama kalian semua ({}) teman-teman yang baik dan gokil.








Pada asistensi terakhir ini, Kak Oga tiba-tiba mengadakan kuis.. "Oh no... belum belajar." Tapi Kak Olga mengatakan bahwa soalnya tidak sulit kok. Ok. aku sedikit merasa tenang. Ketika sudah menguluarkan selembar kertas putih kak Olga mengatakan, "Tuliskan pesan dan kesan kalian selama asistensi ini." dengan semangat aku menulis pesan kesan hingga seperti membuat cerpen. hihi. dan selanjutnya dilembar belakangnya, kita disuruh tulis judul dengan nama kita masing-masing dan kemudian mengoper keteman sebelahnya. Teman kita menuliskan tentang orang yang namanya tercatata diatas kertas tersebut. Ini ada pesan dan kesan dari teman-teman aku untuk aku :*
Ada banyak hal yang tidak aku ketahui jika tidak ada pesan dari orang lain. Kita baru setengah tahun bersama, tapi serasa kita sudah lama mengenal.

Setelah beberapa minggu tidak ada kabar, tiba-tiba kak Olga sms dan mengatakan bahwa kita akan ada perpisahan di pasar apung Sentul. Pada hari H tiba-tiba kak Olga mengatakan bahwa kita jadinya makan-makan di Bara Food Court dikarenakan masih ada teman-teman kita yang baru check out dari asrama dan baru mindahin barang-barangnya ke kosan atau kontrakannya. Ok. Kita disana kangen-kangenan dan saling kasih kabar satu sama lain. dan berharap kita bisa kumpul lagi seperti saat itu. Terima kasih untuk kalian semua yang sudah banyak mengajari aku :) big hug ({})




Untuk Perempuan, Tentang Seorang Lelaki dan Pekerjaannya

Jika seorang lelaki tidak bekerja, marahlah!
Jika ia tidak mendapat pekerjaan, bantulah!
Jika ia tidak mau bekerja, tinggalkanlah!

Jika seorang lelaki memiliki pekerjaan, dukunglah!
Jika ia lelah karena bekerja, manjakanlah!
Jika ia berhasil di dalam pekerjaan, nikmatilah!

Jika seorang lelaki sedang bekerja, percayalah!
Jika ia sedang berusah-payah di dalam pekerjaannya, doakanlah!
Jika ia gagal, semangatilah!


Jika seorang lelaki itu pekerja keras, dan ia adalah lelakimu, bersyukurlah!

Alhamdulillah... ({}) Tetap semangat dan selalu bersyukur ya sayang ({}) :*

Kamis, 03 Juli 2014

Kabar adanya acara buka puasa bersama


Wow aku dapat kabar kalau akan ada acara buka puasa bersama. Aku senang sekali mendengarnya. Tetapi aku sedih, karena setelah berbincang-bincang dengan kedua orang tuaku, aku tidak diperbolehkan karena pasti pulangnya malem dan aku naik apaan kalau udah malem malem? mau nginep di rumah yang disana juga gimana? udah ngga ada barang-barangnya sama sekali. Huft... semoga kita bisa ketemu dilain waktu ya kawan-kawan ({})

Ini ada beberapa screencapturenya :') ini dia sedikit tentang temen-temen SD ku

Ini Nefry temen aku yang selalu berduaan sama si Taufik, orangnya juga kocak. haha. suka lucu kalo ngeliat dia lagi barengan sama Taufik. dan dia juga sekarang masih selalu bareng sama si Taufik. ngga bosen apa ya? -_-
 Ini Anis, temen main sore-sore dan dia juga suka banget sama kucing, sampe sekarang di rumahnya banyak banget kucing. Dia anak tunggal loh.. hehe

Saat aku lagi galau ngga bisa ikut, tiba-tiba nongol nih Kakak SMP yang suka sama seorang cewe namanya Kunti dan dia mantannya temen SMP aku. Nih orang paling suka ngerusuh. hahaha pis kak :D

Nah, ini temen aku yang satu lagi. waktu masih sekolah cuma tau namanya Esha dan aku selalu salah kalau nulis namanya. Abisnya namanya ribet bangetsih.. dan aku kenal sama dia karena ultah kita samaan. #ngga penting banget ya hahaha

Next... yang terakhir ada Manda :) Aku sahabatan sama dia dari kelas 3 SD. Kita sering berantem, tapi besokannya kita langsung baikan sendiri. haha keluarga kita juga udah deket banget. mbahnya dia udah dianggep kayak mbahnya aku sendiri. Waktu aku pindahan ke pamulang ajah, mbahnya sampe nginep disini berhari-hari. sayang banget deh sama manda:*